Kisah Awal Skateboard Berselancar di Trotoar antara Olahraga Ekstrem dan Tren


 





MELKI BLOG Jakarta - Skateboard merupakan salah bentuk rekreasi dan olahraga yang populer di kalangan pemuda. Bagi beberapa orang, skateboard dianggap sebagai salah satu olahraga ekstrem. Sebagai olahraga profesional, skateboard menawarkan berbagai kompetisi, termasuk acara vertikal dan bergaya jalanan. 


Melansir dari laman britannica.com, skateboard komersial pertama muncul pada 1959, tetapi versi skateboard buatan sendiri yang kasar, sering terdiri dari tidak lebih dari roda roller-skate tua yang melekat pada papan. Pada awal 1960-an, produsen skateboard seperti Makaha dan Hobie berusaha memanfaatkan meningkatnya popularitas berselancar dengan mempromosikan skateboard, yang kemudian dikenal sebagai "berselancar di trotoar," sebagai pengalihan alternatif ketika tidak ada gelombang yang dapat dikendarai. 


Pada 1963, Makaha membentuk tim skateboard profesional pertama dan kompetisi skateboard pertama, yang diadakan di Hermosa, California. Setelah itu, skateboarding tidak hanya berlayar lagi. Pemain skateboard mulai menunjukkan keterampilan mereka dalam berbagai disiplin ilmu seperti slalom atau gaya bebas. Perusahaan pun mulai mengumpulkan tim untuk mensponsori para pemain. 


Melansir dari laman skatedeluxe,  pada 1964, ketika popularitas skateboard mulai berkembang, majalah skateboard pertama "The Quarterly Skateboarder" diterbitkan.



Kemudian penemuan Frank Nasworthy tentang roda urethane pada 1972 memungkinkan skateboard untuk kembali. Nasworthy memulai perusahaan Cadillac Wheels dan dengan bahan baru adalah mungkin untuk naik lebih halus, lebih cepat dan lebih nyaman.


Pada awal 1990-an, skateboard melewati fase kedalaman lebih lanjut karena peningkatan berbagai olahraga tren. Jadi, skateboard kembali ke akarnya. Namun karena digitalisasi, skateboard tetap mempertahankan kehadirannya di depan umum. 


Dari pertengahan 1990-an, skateboard modern mengalami fase tinggi berikutnya, yang berlanjut sampai hari ini. Acara besar seperti "X-Games" diluncurkan dan disiarkan di televisi. Karena banyak majalah, semua peristiwa, video dan yang terakhir tetapi tidak sedikit internet, skateboard menjadi populer di seluruh dunia.


M. RIZQI AKBAR